Minggu, 13 Desember 2009

Musisi Dan Eksistensi Online

Teknologi harus dimanfaatkan! Di saat musisi berkarya dan ingin karyanya didengar banyak orang, sementara media mainstream tidak mendukung, di sinilah marketing ala DIY (do it yourself) berperan. Facebook, Myspace, Twitter, Blog, serta Youtube adalah tools yang amat sangat efektif di dunia masa kini. para pengguna internet sekarang lebih banyak meluangkan waktunya di depan layar komputer daripada layar televisi. Anda musisi? Atau punya band? Mulai kampanye online dari sekarang, dan anda akan menuai hasilnya nanti! Mulai dari mana?

Myspace, adalah situs jejaring wajib bagi musisi. Walau popularitasnya sebagai social networking site menurun akibat naiknya Facebook, namun Myspace Music masih menjadi tempat pendengar musik mencari musisi favoritnya. Hampir setiap musisi yang saya kenal memiliki akun Myspace. Mengapa Myspace? Karena tampilan lamannya yang sederhana dan cocok bagi musisi. Ada music player untuk 10 judul lagu anda, tabel jadwal, profil, dan semunya dapat di-customize sesuai kebutuhan. Klik http://www.myspace.com

Youtube, situs video streaming yang sudah menjadi situs pencarian video utama di jagad internet. Mulai sekarang, rekamlah penampilan anda dalam bentuk video dan upload ke Youtube. Manage akun anda dengan baik, pilih tag yang sesuai untuk setiap video anda, berikan judul yang deskriptif, maka anda akan mendapat hits yang cukup banyak, tidak hanya dari Indonesia, tapi dari seluruh dunia. Klik http://www.youtube.com

Facebook, situs jejaring sosial yang usernya sudah sangat banyak di seluruh dunia dan terus bertambah ini mengandalkan live feed kepada dunia situs sosial. Hal ini memungkinkan para usernya untuk mendapat update dari user lain secara otomatis. Di Facebook anda juga bisa menciptakan laman khusus untuk event anda dan mengirim undangan secara online kepada para user, menjadikannya tool yang powerful untuk mempromosikan diri. Klik http://www.facebook.com

Twitter (saya sendiri baru mulai menggunakan), situs micro-blogging yang saat ini sedang naik popularitasnya. Twitter memiliki konsep live feed antara user, yang fokus hanya kepada kalimat-kalimat pendek (status). Anda atau band anda dapat terus mengupdate para pendengar dan fans anda secara cepat dan sangat praktis. Jika anda memiliki banyak follower di Twitter, kemungkinan besar event anda akan selalu ramai penonton. Klik http://www.twitter.com

Blog, bagi saya blog adalah merupakan rumah di dunia maya. Anda dapat menaruh semua pengumuman, update, dan berbagai tulisan anda di blog dan mendapat hits dari berbagai sumber, salah satu yang pasti adalah dari Google search. Jika seseorang kebetulan melakukan search band anda atau nama anda, dengan adanya blog anda, orang itu akan terarah ke sana. Mengapa blog? karena setting up yang sangat praktis. Anda bisa memiliki situs dalam hitungan menit saja karena tempat blog gratisan seperti wordpress adalah merupakan CMS (Content Management System) yang sangat mudah digunakan, bahkan oleh pengguna yang masih baru. Beberapa pilihan untuk blogging secara gratis, http://www.wordpress.com, http://www.blogger.com. Jika nanti anda sudah fasih menggunakan CMS, anda bisa setup blog dengan hosting sendiri, dan menggunkan domain anda sendiri. Insya Allah di masa depan saya akan tulis beberapa tutorial untuk wordpress.

Jadi, tunggu apa lagi? Manfaatkan teknologi dan promosikan diri anda sekarang!

Sumber: www.warungmusik.net

Serba_serbi MIDI



Musical Instrument Digital Interface (MIDI) adalah sebuah standar hardware dan software internasional untuk saling bertukar data (seperti kode musik dan MIDI Event) di antara perangkat musik elektronik dan komputer dari merek yang berbeda. Standar MIDI ditetapkan pada tahun 1982 yang memungkinkan alat-alat musik elektronik seperti keyboard, komputer, dan peralatan elektronik lainnya untuk saling berkomunikasi, melakukan kontrol, serta sinkronisasi dengan peralatan music lain. Standar MIDI memungkinkan komputer, synthesizers, pengontrol MIDI, kartu suara, sampel-sampel berbagai alat musik serta ketukan drum, mampu mengendalikan peralatan satu dengan yang lain, serta sistem pertukaran data (sebagai data mentah yang terenkapsulasi). MIDI tidak mengirimkan sinyal audio atau media, tetapi mengirimkan sebuah "event message" seperti pitch dan intensitas not-not music untuk dimainkan, juga sinyal kontrol sebagai parameternya seperti volume, vibrato and panning, cues, dan clock signal untuk mengatur tempo. Sebagai protocol elektronik, standar MIDI sangat penting untuk diadopsi secara luas di berbagai industri, seperti dalam produk alat-alat musik, komputer, ponsel, dan sebagainya dari perusahaan-perusahaan terkenal seperti Microsoft, Apple, Nokia, Sony, Yamaha, & ratusan lebih perusahaan produk sejenis.

Semua pengontrol yang kompatibel dengan standar MIDI, instrumen musik dan berbagai perangkat lunak MIDI mengikuti spesifikasi MIDI 1,0 yang sama, sehingga setiap MIDI menafsirkan sebuah message dengan cara yang sama, maka akan dapat berkomunikasi dan mengerti antara perangkat satu dengan lainnya yang terhubung. Komposisi dan susunan MIDI mempunyai keuntungan dari spesifikasi MIDI 1.0 dan teknologi General MIDI (GM) yaitu memperbolehkan file data music dipakai bersama-sama yang berasal dari berbagai file, karena berbagai ketidakcocokan alat-alat elektronik yang menggunakan standar, sekumpulan command dan parameter yang berbeda. Karena musik adalah data sederhana, jika dibandingkan dengan rekaman audio, maka ukuran file yang dihasilkan jauh lebih kecil.
Beberapa program komputer yang memperbolehkan manipulasi data musik seperti penyusunan untuk sebuah orkestra dari suara instrument yang tersinkronisasi sangat mungkin. Data yang dapat disimpan sebagai Standar MIDI File (SMF), didistribusikan secara digital, kemudian direproduksi oleh komputer atau alat elektronik yang sesuai standar MIDI, GM, dan SMF. Banyak orang percaya bahwa Standar MIDI File sebagai format distribusi musik akan lebih menarik bagi pengguna komputer karena ukuran file yang kecil.

Interface MIDI
Interface MIDI terdiri dari 2 komponen:
1. Perangkat Keras
Hardware yang terhubung ke peralatan (alat instrumen / komputer)
2. Data Format
Berkaitan dengan system pengkodean informasi yang meliputi spesifikasi instrument, awal / akhir nada, frekuensi, dan volume suara

MIDI Device
MIDI device (misalnya synthesizer) berkomunikasi melalui channel yang terdiri dari berbagai parameter. Pada umumnya piranti standard memiliki 16 channel yang mampu menampung 128 macam instrumen (termasuk noise effect), dimana 1 channel dapat memainkan 3 - 16 note. Komponen-Komponen MIDI device :
1. Sound generator --> pembangkit suara synthesizer
2. Microprocessor --> mengirim / menerima MIDI message
3. Keyboard --> mengontrol synthesizer secara langsung
4. Control Panel --> mengatur fungsi-fungsi selain nada dan durasi (volume, jenis suara, dan parameter lainnya)
5. Auxiliary Controllers --> memanipulasi nada (modulation, pitch, dll)
6. Memory

File Formats
Ada ada tiga jenis format SMF, format yang diberikan SMF ditentukan dalam file header. File berformat 0 berisi single track dan merepresentasikan kinerja sebuah track. Format 1 berisi sejumlah track, memungkinkan untuk mempertahankan struktur track sequencer, dan juga merepresentasikan kinerja sebuah track. Format 2 mempunyai sejumlah track, dimana masing-masing merepresentasikan kinerja sebuah track. Sequencers umumnya tidak mendukung Format 2. Koleksi file berformat SMF banyak ditemukan pada berbagai situs web, paling sering dengan ekstensi .mid. Selain berekstensi .mid, ada beberapa format lain yang mendukung MIDI seperti Midi Karaoke File (.KAR) Format, XMF File Formats, RIFF-RMID File Format, Extended RMID File Format, dan Extended Midi File (.XMI) Format.


Referensi :
http://en.wikipedia.org/wiki/Musical_Instrument_Digital_Interface
http://id.wikipedia.org/wiki/MIDIhttp://www.midi.org/aboutmidi/index.php

Sumber:
http://soulofmyheart.blogspot.com/2009/04/tentang-midi-musical-instrument-digital.html

Musisi Otodidak VS Musisi Akademis

Di negeri ini sebagian besar musisi yang sukses dalam industri musik adalah seorang otodidak. Sementara musisi akademis sangat jarang terlihat. Betulkah persoalan otodidak vs akademis adalah persoalan hitam vs putih? Tentu tidak sesederhana itu. Tetapi persoalan itu akan dibahas lain kali. Tetapi kenyataannya adalah bahwa mereka yang mengaku otodidak sebenarnya juga menggunakan ilmu-ilmu akademis meskipun tanpa disadarinya.

Persoalan otodidak-akademis adalah persoalan duluan mana antara ayam-telur. Maka mari singkirkan dahulu perdebatan tentang "ayam-telur" tersebut. Yang lebih penting kali ini adalah bagaimana menjadi seorang otodidak yang sukses? (tentu saja kata sukses disini bukan berarti sukses secara materi tetapi sukses mendapat ilmu tarian jawa).

Syarat utama untuk seorang otodidak adalah kemauan keras. Karena untuk mendapatkan sebuah ilmu seseorang otodidak harus "mencari sendiri". Berbeda dengan kondisi dalam sebuah lembaga pendidikan. Apa saja yang harus dipelajari hingga tahapan materi yang mesti dipelajari telah disusun secara sistematis (meskipun banyak juga lembaga pendidikan musik yang sama sekali tidak memiliki sistem pengajaran. Ini parah sekali, lihat disini juga jual sprei ). Tetapi sesungguhnya materi yang akan dipelajari oleh otodidak maupun akademis adalah sama. Maka kuncinya adalah pahami dahulu "petanya" agar tidak tersesat. Jika belajar dengan buku, bedakanlah antara buku yang memberi ilmu secara "instan" dengan buku yang membahas suatu masalah dari pokok persoalannya. Hal ini hampir sama dengan ungkapan: berilah kail jangan cuma ikan. Dengan pengetahuan yang mengakar membuat banyak persoalan menjadi jauh lebih mudah dipecahkan. Berbeda dengan pengetahuan yang bersifat instan yang hanya memberi satu jawaban untuk satu persoalan.

Lembaga pendidikan seperti dj school bagi yang belajar musik di lembaga pendidikan, tempat kursus, ataupun private di rumah, tentu bebannya jauh lebih sedikit. Karena materi telah dipersiapkan. Sehingga siswa tinggal berkonsentrasi menerima pelajaran yang diberikan. Tetapi perlu diwaspadai, karena tidak semua lembaga pendidikan musik memiliki sdm dan sistem yang kredibel. Kesuksesan sebuah proses belajar mengajar tergantung dari tiga faktor: pendidik, anak didik, dan sistem pengajarannya.
Jadi belajar di manapun, asalkan ketiga faktornya mendukung, tentu hasilnya akan memuaskan. Persoalannya kemudian adalah, bagai mana cara mengetahui (terutama) seorang pendidik musik dan sistem pengajarannya cukup bagus? Seorang pemain yang bagus belum tentu dapat menjadi pendidik yang bagus. Sebelum memutuskan untuk belajar pada lembaga pendidikan tertentu atau seseorang yang dapat mengajar musik, lebih baik tanyakan dahulu tentang silabus pengajarannya.

Nama dan Asal Musik Populer Internasional

  1. BEGUINE..................MARTINIQUE
  2. BHANGRA...........................INDIA
  3. BLUE GRASS..............AS
  4. BLUES.......................AS
  5. BOSSANOVA...............BRAZIL
  6. CAI LUONG.................VIETNAM
  7. CANTO POP.................CINA
  8. CHAHCA......................CUBA
  9. CHICANO...................MEXICO
  10. COMPASS.................HAITI
  11. COUNTRY..................AS
  12. FADO.......................PORTUGIS
  13. FLAMENCO...............SPANYOL
  14. FUJI.........................NIGERIA
  15. FUNK.......................AS
  16. GHASAL ..................MALAYSIA
  17. GRUNGE..................AS
  18. HEAVI METAL...........AS
  19. HIGHLIFE.................GHANA
  20. HIP POP...................AS
  21. JAZZ.........................AS
  22. JIT........ZIMBWABE
  23. JUJU......NIGERIA
  24. KAYAKYOKU.....JEPANG
  25. LUK THUNG....THAILAND
  26. MAHFIL.....INDIA
  27. MAKOSSA........KAMERUN
  28. MAMBO.........CUBA
  29. MANDING.......MALI
  30. MARDOUM.......SUDAN
  31. MARIACHI.........MEXICO
  32. MASMOUDI.........MESIR
  33. MATSOUM.......MESIR
  34. MBUBE......AFRICA SELATAN
  35. MERENCEGUE.....DOMINIKA
  36. MIZRAHI........ISRAEL
  37. MOR LAM SING......THAILAND
  38. POLKA ....JERMAN
  39. QAWALLI...PAKISTAN
  40. R&B.........AS
  41. REGGAE......JAMAICA

Interval nada

Interval nada

Dalam ilmu matematika atau eksak, Interval berarti jarak.
Hali ini berlaku pula dalam musik.
Jadi: Interval nada adalah jarak nada
Artinya, Interval nada adalah hitungan satuan dari satu nada dengan nada lainnya

Perhatikan Rumus di bawah ini:

C
D
E
F
G
A
B
C
1
2
3
4
5
6
7
1

1
1
1/2
1
1
1
1/2

Hitungan di atas adalah jarak satuan nada yang dalam Ilmu Pengetahuan Musik dikenal dengan rumus Interval nada.
Perlu diketahui, Interval Nada adalah rumus yang telah ditetapkan secara internasional, untuk segala jenis alat musik bernada. Pada sebuah alat musik, nada terendah atau nada dasar selalu di hitung dari C, atau C=1 (Do).
Interval nada memiliki banyak fungsi yang sangat penting, antara lain: Menentukan nada dasar sebuah lagu, menyetem alat musik, mengukur ketinggian suara manusia, dan yang terpenting adalah membuktikan bahwa Ilmu Pengetahuan Musik sebagai Ilmu pengetahuan yang ilmiah dan sejalan dengan hitungan matematika dan fisika.

Catatan:
Jarak antar nada tersebut di ukur dengan suatu getaran per detik (Hertz).
Dalam konfrensi fisika di London pada tahun 1939, nada 6 (La) ditentukan harus memiliki getaran 440 kali per detik (Hertz).
Sedangkan nada 6 (La) yang lebih tinggi pada oktav berikutnya memiliki getaran sebanyak 1 ½ kali lipat dari 6 (La) sebelumnya, berarti 660 Hertz)
Artinya segala benda yang bergetar sebanyak 440 Hertz per detik, apapun itu, pada dasarnya mengeluarkan bunyi yang sama dengan nada 6 (La).
Karena itulah, meski alat musik dibuat dari banyak materi (gitar dengan dawainya, seruling besi/plastik menggetarkan udara yang keluar melalui lubang,bahkan pita suara manusia sekalipun, pada dasarnya memiliki jumlah getaran yang sama dalam satu detik, sehingga terciptalah nada 6 (La) tersebut.
Fungsi interval nada dalam musik antara lain: menentukan nada dasar sebuah lagu, menyetem alat musik, mengukur ketinggian suara manusia, dll, akan dibahas satu persatu.
Bersambung�


SESUNGGUHNYA MUSIK ADALAH MATEMATIKA
YANG DIMAINKAN OTAK KANAN DAN HATI MANUSIA
DENGAN BEGITU INDAH �

keyboard

Belajar Musik Yuk..

Keyboard adalah alat musik berbentuk bidang atau papan (board) yang memiliki bilah-bilah (tuts) hitam dan putih sebagai nada-nada yang terbentuk secara berurutan dan matematis berdasarkan frekwensi getaran suaranya. Tuts tersebut berwarna hitam dan putih.
Alat musik keyboard dulunya berasal dari alat musik yang bernama Ugab. Kemudian piano pun mulai dikenal, dan selanjutnya menjadi organ. Pada masa Karel Agung, piano dan organ mulai banyak dikenal masyarakat Eropa. Selanjutnya, pada masa komputerisasi, Organ tersebut berevolusi menjadi Keyboard.
Singkatnya, alat musik keyboard pada dasarnya memiliki teknik memainkan yang tidak jauh berbeda dengan piano maupun organ. Hanya saja keyboard merupakan alat musik yang cara pengoperasiannya sudah dipengaruhi oleh program-program yang berbasis komputer.

Keyboard memiliki beberapa tombol penting, diantaranya:
  • STYLE : Jenis-jenis musik
  • SONG : Lagu (karaoke)

  • LYRIC : Untuk mengeluarkan lirik dari SONG (jika ada)
  • START/STOP : Untuk menghidupkan/mematikan musik atau STYLE
  • SYNCH START: Memulai musik begitu tombol ditekan (real time)
  • SYNCH STOP : Mematikan musik begitu tombol ditekan (real time)
  • INTRO : Musik awalan sebelum STYLE dimulai

  • ENDING : Musik akhiran setelah STYLE selesai
  • VOCAL HARMONY: Backing Vocal yang menyertai suara kita dalam berkaraoke
  • METRONOME : Bunyi konstan yang berdetak seperti jarum jam sebagai pemandu tempo yang stabil
  • MAIN VARIATION :Pembagian musik dalam sebuah STYLE (Bait 1, Bait 2, Reff 1, Reff 2)
  • ACCOMPANIMENT: Untuk menghidupkan semua alat musik dalam iringan STYLE
  • MULTI PAD : Alat musik yang sudah terprogram untuk mengiringi permainan

  • TEMPO : Kecepatan
  • TRANSPOSE : Memindahkan (naik/turun) nada dasar sesuai tangga nada dasar penyanyi

Chord atau Kunci adalah beberapa nada yang dibunyikan bersamaan dan menghasilkan bunyi yang harmonis. Dalam dunia musik, ada lebih dari 300 lebih Chord bernama, dan ada pula yang tak bernama. Dari 300 Chord tersebut, yang lazim dimainkan hanya sekitar 30 Chord. Dan dari semua Chord yang ada kita bisa memperkecil jumlahnya menjadi 14 Chord dasar.

Mengetahui Wilayah Suara Anda atau Seorang Penyanyi

Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menentukan wilayah vokal dan karakter suara kita dengan menggunakan beberapa rumus yang rumit. Namun pada kesempatan ini akan ditawarkan satu cara yang sangat sederhana yang bisa dipraktekkan oleh siapa pun.
Ikutilah suara lagu-lagu dibawah ini tanpa menggunakan falsetto (suara dalam/palsu). Caranya, putarlah rekaman lagu-lagu di bawah ini dan ikutilah suara sang Vokalis saat ia bernyanyi, dengan menyamai ketinggian suaranya

Untuk Wanita :

1.Lagu : Menghitung Hari (KD), Snow On Sahara (Anggun)
2.Lagu : Aku baik-baik saja (Ratu), Tirai (Dewi Gita), Terlena (Ike Nurjanah)
3.Lagu: 1 bait pertama lagu Burung Camar (Vina Panduwinata), 1 bait pertama Aku Baik-Baik Saja (Ratu)
4.Lagu: Cinta (Vina Panduwinata), Burung Camar (Vina Panduwinata)
5.Lagu: Hero (Mariah Carey), I will Always Love You (Whitney Houston), The Power Of Love (Celine Dion), My Heart Will Go On (Celine Dion)

Kunci:
Jika anda bisa menirukan 100 % dengan tepat pada nada dasar aslinya, tanpa menggunakan falsetto, tercekik, atau terlalu rendah pada poin-poin di atas tadi, maka anda adalah:
1.Lagu pada poin 1 anda adalah seorang Sopran
2.Lagu pada poin 2 anda adalah seorang Mezzo Sopran
3.Lagu pada poin 3 anda adalah seorang Alto
4.Jika anda bisa melakukan pada poin 4 di atas, maka suara anda memiliki ring suara atau wilayah suara yang panjang. Anda bisa menjadi penyanyi Alto, Mezzo Sopran, atau pun Sopran
5.Jika anda bisa melakukan pada poin 5, maka anda memiliki ring suara yang sangat jauh (panjang), dari paling rendah hingga paling tinggi. Dan suara anda tergolong langka di dunia. Bisa mencapai 5-7 oktav jika diukur menggunakan sebuah piano. Dan bisa menjadi seorang penyanyi hebat



Untuk Pria

1.Lagu: Sewu Kutho (Didi K), Menunggu (Ridho Rhoma), Kangen (Dewa 19), Musisi (God Bless), Dea Lova (Once), English Man In New York (Sting), Chareless Whisper (George Michael)
2.Lagu: Bukan Cinta Biasa (Afgan), Terima Kasih Cinta (Afgan), Can�t Help Falling In Love (Julio Iglesias)
3.Lagu : 1 bait pertama Lagu My Way (Frank Sinatra), 2 baris pertama Biar Bulan Bicara (Broery Marantika)
4.Lagu : You Raise Me Up (Josh Groban), Biar Bulan Bicara (Broery Marantika), Hati Yang Terluka (Broery Marantika)
5.Lagu : Wild World (Mr. Big), Final Count Down (Europe), She�s Gone (Steel Heart), November Rain (GNR), Forever In One (Helloween)

Kunci:
Jika anda bisa menirukan 100 % dengan tepat pada nada dasar aslinya, tanpa menggunakan falsetto, tercekik, atau terlalu rendah pada poin-poin di atas tadi, maka anda adalah:
1.Lagu pada poin 1 anda adalah seorang Tenor
2.Lagu pada poin 2 anda adalah seorang Bariton
3.Lagu pada poin 1 anda adalah seorang Bass
4.Jika anda bisa melakukan pada poin 4, maka suara anda memiliki ring suara atau wilayah suara yang panjang. Anda bisa menjadi penyanyi Bass, Bariton, bahkan Tenor
5.Jika anda bisa melakukan pada poin 5, maka anda memiliki ring (wilayah) suara yang sangat jauh (panjang) dari paling rendah hingga paling tinggi. Dan suara anda tergolong langka di dunia. Bisa mencapai 4-6 oktav jika diukur mengguanakan piano. Dan bisa menjadi seorang penyanyi berpotensi tinggi.

PERHATIAN !!!
JANGAN MEMAKSAKAN SUARA ANDA UNTUK MENGIKUTI SUARA SEORANG PENYANYI YANG BERSUARA SANGAT TINGGI.
BERBAHAYA!
PITA SUARA ANDA AKAN TERLUKA. DAN JIKA SUDAH TERLUKA ANDA TIDAK AKAN BISA BERNYANYI ATAU BERSUARA SEBAIK SEBELUMNYA!